Di antara doa yang paling banyak dibaca Rasulullah saw. pada hari Arafah ialah:
لاإِله إِلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير
Ertinya: "Tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kekuasaan, Dialah yang memiliki segala puji dan Dia berkuasa atas segala sesuatu." Rasulullah saw. bersabda, "Doa terbaik yang saya dan para Nabi saw. sebelumku pada petang hari Arafah ialah:
لاإِله إِلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير
Ertinya: "Tidak ada tuhan yang patut di sembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya Dialah yang memiliki kekuasaan dan Dialah yang memiliki segala puji dan Dia berkuasa atas segala sesuatu." Pada hari Arafah Zubair bin Awwam mendengar Rasulullah saw. membaca ayat berikut:
شهد الله أنه لا إِله إِلا هو والملائكة وأولو العلم قائما بالقسط لا إِله إِلا هو العزيز الحكيم
Ertinya: "Allah menyaksikan bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang sedemikian itu). Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." Dari doa Rasulullah saw. pada hari Arafah yang tersimpan sampai sekarang ialah:
اللهم لك صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي، وإِليك مآبي، و لك تراثي، اللهم إني أ عوذ بك من عذاب القبر، ووسوسة الصدر وشتات الأمر، اللهم إني أعوذ بك من شر ما يجيء به الريح، ومن شر ما يلج في الليل وشر ما يلج في النهار وشر بوائق الدهر
Ertinya: "Wahai Tuhanku! Bagi-Mu segala puji sebagaimana yang kami katakan, dan bagi-Mu adalah segala kebaikan sebagaimana yang kami katakan. Ya Allah milik Kamu segala salatku, ibadahku, hidupku dan matiku. Kepada-Mulah tempatku kembali dan bagi-Mu segala peninggalanku. Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari adzab kubur dan dari penyakit hati yang was-was dan dari segala perkara yang tercerai-berai. Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari bahaya yang dibawa oleh angin, dan dari keburukan yang timbul di malam dan siang hari, juga dari bencana yang dibawa oleh hari-hari (zaman)."
الله إنك تسمع كلامي، وتعلم سري وعلانيتي، لا يخفي عليك شيء من أمري، أنا البائس الفقير، المستغيث المستجير، الوجل المشفق المقر المعتر بذنبه، أسألك مسألة المسكين، وأبتهل إِليك إبتهال المذنب الذليل، وأدعوك دعاء الخائف الضرير، من خضعت لك رقبته، وفاضت لك عبرته، وذل جسده، ورغم أنفه.
Ertinya: "Ya Allah sesungguhnya Engkau mendengar perkataanku dan melihat tempatku, dan mengetahui rahasiaku dan lahirku, tidak ada satupun perkaraku yang tersembunyi dari-Mu. Aku hamba yang kerdil dan miskin, yang membutuhkan pertolongan dan perlindungan. Hamba yang memohon belas kasihan, yang membenarkan dan mengakui dosa-dosanya. Aku meminta kepada-Mu sebagai permintaan orang yang membutuhkan. Aku mengadu kepada-Mu sebagai pengaduan orang bersalah yang hina. Aku berdoa kepada-Mu doa orang yang takut dan buta akan apa-apa. Orang yang berlutut hanya ke hadapan-Mu, yang mengeluarkan segala aduannya hanya kepada-Mu, yang membungkukkan dirinya hanya kepada-Mu.”
لاإِله إِلا الله وحده لا شرِيك له، له الملك وله الحمد بيده الخير وهو على كل شيء قدير، اللهم اجعل في قلبي نورا، وفي صدري نورا، وفي سمعي نورا، وفي بصري نورا، اللهم اشرح لي صدري، ويسر لي أمري، وأعوذ بك من وسواس الصدر وشتات الأمر، وفتنة القبر، اللهم إني أعوذ بك من شر ما يلج في الليل، وشر ما
يلج في النهار وشر ما تهب به الرياح، ومن شر بوائق الدهر
Ertinya: "Tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah Taala tidak ada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kekuasaan dan segala pujian dan disisi-Nya segala kebaikan. Dan Dia berkuasa atas segala perkara. Ya Allah berilah hati ini cahaya-Mu dan pada penglihatanku cahaya dan pada pendengaranku cahaya. Ya Allah lapangkanlah dadaku ini, dan mudahkanlah urusanku. Dan aku berlindung kepada-Mu dari godaan hati, dan dari urusan yang bercerai-berai dan dari fitnah kubur. Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari keburukan yang dibawa malam dan keburukan yang di bawa siang dan dari keburukan yang dibawa angin dan dari bencana yang dibawa zaman." Rasulullah saw. berkhutbah pada hari Arafah, "Wahai manusia! Sesungguhnya Allah Taala pada hari ini bersedia mengampuni segala dosa-dosa kalian kecuali kesalahan yang bersangkutan dengan orang lain di kalangan kamu. Dan membalas keburukan kalian dengan kebaikan. Dan mengabulkan segala permintaan orang yang berbuat kebaikan. Maka dari itu bergegaslah memohon dengan nama Allah,
اللهم لاتجعلني بدعائك رب شقيا، وكن بي رءوفا رحيما يا خير
المسؤولين ويا خير المعطين
Ertinya: "Ya Allah! Janganlah Engkau jadikan doaku ini sia-sia, kasihani dan sayangilah aku wahai Tuhan sebaik-sebaik tempat meminta dan sebaik-baik pemberi."
Sunday, March 29, 2009
Doa pada hari Arafah
Saturday, March 28, 2009
Pelaksanaan Ibadah Haji (Manasik Haji)

Tata cara manasik haji adalah seperti berikut:
1. Melakukan ihram dari mîqât yang telah ditentukan
Ihram dapat dimulai sejak awal bulan Syawal dengan melakukan mandi sunah, berwudhu, memakai pakaian ihram, dan berniat haji dengan mengucapkan Labbaik Allâhumma hajjan, yang artinya "aku datang memenuhi panggilanmu ya Allah, untuk berhaji".
Kemudian berangkat menuju arafah dengan membaca talbiah untuk menyatakan niat:
Labbaik Allâhumma labbaik, labbaik lâ syarîka laka labbaik, inna al-hamda, wa ni'mata laka wa al-mulk, lâ syarîka laka
Artinya:
Aku datang ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu; Aku datang, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang; Sesungguhnya segala pujian, segala kenikmatan, dan seluruh kerajaan, adalah milik Engkau; tiada sekutu bagi-Mu.
2. Wukuf di Arafah
Dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, waktunya dimulai setelah matahari tergelincir sampai terbit fajar pada hari nahar (hari menyembelih kurban) tanggal 10 Zulhijah.
Saat wukuf, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu: shalat jamak taqdim dan qashar zuhur-ashar, berdoa, berzikir bersama, membaca Al-Qur'an, shalat jamak taqdim dan qashar maghrib-isya.
3. Mabît di Muzdalifah, Mekah
Waktunya sesaat setelah tengah malam sampai sebelum terbit fajar. Disini mengambil batu kerikil sejumlah 49 butir atau 70 butir untuk melempar jumrah di Mina, dan melakukan shalat subuh di awal waktu, dilanjutkan dengan berangkat menuju Mina. Kemudian berhenti sebentar di masy'ar al-harâm (monumen suci) atau Muzdalifah untuk berzikir kepada Allah SWT (QS 2: 198), dan mengerjakan shalat subuh ketika fajar telah menyingsing.
4. Melontar jumrah 'aqabah
Dilakukan di bukit 'Aqabah, pada tanggal 10 Zulhijah, dengan 7 butir kerikil, kemudian menyembelih hewan kurban.
5. Tahalul
Tahalul adalah berlepas diri dari ihram haji setelah selesai mengerjakan amalan-amalan haji.
Tahalul awal, dilaksanakan setelah selesai melontar jumrah 'aqobah, dengan cara mencukur/memotong rambut sekurang-kurangnya 3 helai.
Setelah tahalul, boleh memakai pakaian biasa dan melakukan semua perbuatan yang dilarang selama ihram, kecuali berhubungan seks.
Bagi yang ingin melaksanakan tawaf ifâdah pada hari itu dapat langsung pergi ke Mekah untuk tawaf. Dengan membaca talbiah masuk ke Masjidil Haram melalui Bâbussalâm (pintu salam) dan melakukan tawaf. Selesai tawaf disunahkan mencium Hajar Aswad (batu hitam), lalu shalat sunah 2 rakaat di dekat makam Ibrahim, berdoa di Multazam, dan shalat sunah 2 rakaat di Hijr Ismail (semuanya ada di kompleks Masjidil Haram).
Kemudian melakukan sa'i antara bukit Shafa dan Marwa, dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwa. Lalu dilanjutkan dengan tahalul kedua, yaitu mencukur/memotong rambut sekurang-kurangnya 3 helai.
Dengan demikian, seluruh perbuatan yang dilarang selama ihram telah dihapuskan, sehingga semuanya kembali halal untuk dilakukan.
Selanjutnya kembali ke Mina sebelum matahari terbenam untuk mabît di sana.
6. Mabît di Mina
Dilaksanakan pada hari tasyrik (hari yang diharamkan untuk berpuasa), yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Setiap siang pada hari-hari tasyrik itu melontar jumrah ûlâ, wustâ, dan 'aqabah, masing-masing 7 kali.
Bagi yang menghendaki nafar awwal (meninggalkan Mina tanggal 12 Zulhijah setelah jumrah sore hari), melontar jumrah dilakukan pada tanggal 11 dan 12 Zulhijah saja. Tetapi bagi yang menghendaki nafar sânî atau nafar akhir (meninggalkan Mina pada tanggal 13 Zulhijah setelah jumrah sore hari), melontar jumrah dilakukan selama tiga hari (11, 12, dan 13 Zulhijah).
Dengan selesainya melontar jumrah maka selesailah seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji dan kembali ke Mekah.
7. Tawaf ifâdah
Bagi yang belum melaksanakan tawaf ifâdah ketika berada di Mekah, maka harus melakukan tawaf ifâdah dan sa'i. Lalu melakukan tawaf wada' sebelum meninggalkan Mekah untuk kembali pulang ke daerah asal.
Tawaf Wada'

Tawaf Wada' adalah tawaf selamat tinggal kerana memuliakan dan menghormati Baitullah bagi mereka yang hendak meninggalkan Mekah sejauh 2 marhala (91 km) atau lebih. Hukumnya adalah wajib
::Jika uzur dikecualikan daripada Tawaf Wada'
Tidak berdosa dan tidak dikenakan Dam
1. Perempuan haid/nifas atau Mustahadah
2. Sakit Salsalbaul (kencing tidak lawas)
3. Orang luka yang darahnya tidak berhenti
4. Dipaksa meninggalkan Tawaf
5. Takut kepada orang zalim
6. Takut ditinggalkan teman sepemergian
7. Takut dari peminta hutang kerana tiada upaya menjelaskan
8. Takut harta/keselamatan/kehormatan terancam
9. Tiada air dan tanah untuk bersuci
::Jika ditinggalkan tanpa uzur
Tidak dikenakan Dam dan tidak berdosa
1. Orang yang masih belum menyempurnakan mana-mana rukun
haji
2. Orang yang keluar dari kota Mekah kemudian dengan tidak
semena-mena bermusafir
Berdosa tapi tidak dikenakan Dam
-Orang yang meninggalkan dengan sengaja lagi tahu hukum wajibnya. Kemudian belum sampai 2 marhala ia berpatah balik dan melakukan Tawaf. Berpatah balik itu menggugurkan dam tetapi tiada gugur dosa
Berdosa dan wajib bayar Dam
-Meninggalkan dengan sengaja tanpa uzur syarie
::Jika jahil atau terlupa
Dikenakan Dam dan tidak berdosa
Jenis Haji

HAJI TAMATTU'
Mengerjakan umrah dahulu dalam bulan-bulan haji kemudian mengerjakan haji di tahun yang sama
HAJI IFRAD
Mengerjakan haji dahulu dalam bulan-bulan haji kemudian mengerjakan umrah
HAJI QIRAN
Cara mengerjakan Haji Qiran :
CARA 1:
Berniat mengerjakan haji dan umrah serentak dalam bulan-bulan haji dengan mengerjakan amalan-amalan haji sahaja
CARA 2:
Berniat mengerjakan umrah sahaja, tetapi belum tawaf ia berniat mengerjakan haji
